Penataan dan pemeliharaan gorden sekat rumah sakit (hospital divider curtain) berdampak langsung pada skor kepatuhan sterilitas ruangan. Tirai sekat yang jarang disanitasi atau salah dalam prosedur pencuciannya dapat berubah menjadi sarang perkembangan mikroorganisme bahaya seperti MRSA dan patogen airborne lainnya.
Standar Prosedur Sanitasi Tirai Sekat Medis

Metode perawatan tirai sekat wajib disesuaikan dengan jenis bahan yang digunakan agar fungsi pelindung anti-bakterinya tetap terjaga:
- Tirai Sekat Full PVC (Area UGD/ICU/Tindakan)
Menggunakan metode wipe-down sanitization. Tim housekeeping cukup menyemprotkan cairan antiseptik hospital-grade dan mengelapnya menggunakan kain mikrofiber bersih tanpa perlu melepas rel.
- Tirai Sekat Polyester Anti-Bakteri (Area Rawat Inap/Poliklinik)
Dicuci menggunakan mesin cuci bersuhu maksimal 60°C dengan deterjen pH netral. Penggunaan bahan pemutih kimia keras (bleach) secara berlebihan harus dihindari agar lapisan anti-mikroba tidak terkikis.
Pentingnya Desain Jaring (Mesh) Pada Tirai Sekat
Pada ruangan ber-AC sentral atau yang memiliki sistem pemadam otomatis (fire sprinkler), gorden sekat wajib dilengkapi jaring-jaring (mesh) di bagian atas (sekitar 30–50 cm). Fitur jaring ini memastikan sirkulasi udara AC mengalir merata ke balik sekat serta tidak menghalangi pancaran air sprinkler saat situasi darurat.
Siapkan Fasilitas Medis Anda Bebas Infeksi
Tingkatkan standar sterilitas fasilitas kesehatan Anda dengan pilihan tirai sekat medis bersertifikat resmi. Hubungi tim ahli kami untuk mendapatkan penawaran harga terbaik, sampel bahan gratis, dan pengukuran lokasi presisi!